Senin, 21 Mei 2012

Teknik Melakukan Smash Bola Voli

Untuk para pembaca blog BUd (Belajar untuk diamalkan), pada postingan saya kali ini saya masih akan membahas mengenai olahraga cabang voli yaitu mengenai trik untuk melakukan smashing bola voli.


Kita akan mulai dari pengertian smash. Smash atau spike adalah pukulan yang utama dan paling berguna dalam melakukan penyerangan ke daerah lawan.
Variasi serangan atau smash dilihat dari tehnik gerakannya ada berbagai macam, dapat dilakukan dengan tangan kanan atau kiri. Namun proses gerakannya secara umum terdiri dari :
  1. Langkah awal.
  2. Tolakan atau take off untuk meloncat
  3. Memukul bola saat melayang diudara.
  4. Mendarat kembali setelah memukul bola.

Proses gerakan secara umum dalam smash bagi pemukul dengan tangan kanan dari posisi empat(4).
  1. Sikap permulaan dilakukan dengan posisi tubuh berdiri rileks dan seorang kira-kira 45 derajat dengan net sejauh 3 sampai 4 meter dari net.
  2. Pelaksanaan gerakan melangkah ke depan mendekati net dengan kaki kiri dengan langkah biasa diikuti dengan langkah kaki kanan yang panjang untuk penyesuaian dengan keadaan bola, kemudian kaki kiri segera diletakkan disamping kaki kanan( ujung kaki kiri sedikit di depan kaki kanan) sambil lutut dan kedua lengan di belakang badan, segera melakukan tolak sambil mengayunkan kedua lengan ke depan atas. Pada saat badan berada pada ketinggian maksimal, segera memukul bola pada raihan tertinggi dengan tangan terbuka. Dan jaga keseimbangan badan agar tidak terdorong ke net.

Smash normal atau open smash memiliki ciri khusus:
1.1. umpan bola cukup tinggi, diatas 3 meter.
1.2. lintasan bola yang diumpankan antara 20 sampai 50 meter dari net.
1.3. jatuhnya bola yang diumpankan berada ditengah-tengah antara pengumpan dan pemukul.
1.4. langkah awalan dimulai setelah bola lepas dari tangan pengumpan dan mendekati titik tertinggi.
1.5. memukul bola pada titik tertinggi dari raihan.

Sekian tirk untuk belajar voli dari saya. Sampai jumpa dalam portingan lain artikel saya.

Tim Voli Indonesia Ingin Lolos Tingkat Kontinental


Berita terbaru tentang olahraga cabang voli dihangatkan oleh tim putra dan putri Indonesia yang memasang target untuk lolos ke kompetisi tingkat kontinental dalam kualifikasi subzone menuju Olimpiade London 2012.

"Targetnya meloloskan dua tim ke tingkat kontinental," ujar pelatih kepala tim nasional voli pantai Indonesia Slamet Mulyanto di Batam, Minggu.

Indonesia harus bersaing dengan tiga negara tetangga antara lain Malaysia, Singapura, dan Filipina yang tergabung dalam satu subzone kualifikasi Olimpiade yang berlangsung 24-26 April, di Nongsa, Batam.

Untuk kompetisi tersebut Indonesia masing-masing mengikutsertakan dua tim putra dan putri yakni Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo (INA 1) dengan Dian Putra Santosa/I Putu Juniarta (INA 2) sedangkan tim putri terdiri atas Yokbeth Kapasiang/Ayu Cahyaning Siam (INA 1) dan Dhita Juliana/Efa Sri Susilowati (INA 2).

Pada hari pertama, Minggu, baik tim putra maupun putri berhasil meraih kemenangan.

Tim putra INA 1 (Andy Ardiansyah/Koko Prasetyo) mengalahkan tim Filipina 2 (Angelo Espiritu/Melville Fabro) 2-0 (21-13, 21-14) dan Filipina 1 (Henry James Pecara/Arnel Amadeo), 2-0 (21-15, 21-10).

Sementara tim putra INA 2 (Dian Putra Santosa/I Putu Juniarta) mengatasi tim Filipina 1, 2-0 (21-18, 21-11) dan Filipina 2, 2-0 (21-8, 21-14).

Pada bagian putri, tim INA 1 (Ayu Cahyaning Siam/Yokbeth Kapasiang) menundukkan pasangan Singapura 2 (Cailin Choy Cuifang/Tan Shiang Theng) 2-0 (21-10, 21-15) dan Singapura 1 (Huang Zi Hui/Sai Feng Hui) 2-0 (21-7, 21-16).

Adapun INA 2 (Dhita Juliana/Efa Sri Susilowati) berhasil mengatasi Singapura 1 (21-12, 21-10) dan Singapura 2 (21-7, 21-7).

Menurut Slamet, dua tim terbaik hasil kompetisi tersebut lolos ke tingkat kontinental untuk bertarung dengan tim-tim negara Asia lainnya memperebutkan tempat di Olimpiade London.

Sebanyak 24 tempat pada Olimpiade diperebutkan lebih dari 200 negara di dunia yang terbagi dalam lima zona, dengan zona Asia yang terbesar terdiri atas 63 negara.

Ke-24 tempat tersebut diperebutkan melalui dua cara yakni dengan mengikuti kualifikasi zona atau ambil bagian dalam seri tur dunia (world tour).

Saingan berat bagi tim Indonesia pada kualifikasi subzone tersebut adalah Malaysia terutama bagi tim putri. Tim putri harus lebih serius dalam menghadapi pertandinagn ini karena berbeda dari pertandingan pada saat mereka sedang belajar voli intensif yang lalu.